Senyawa Karbonil ( Aldehid dan Keton)


    Aldehid merupakan kelompok senyawa dengan gugus karbonil yang berikatan dengan atom hidrogen pada ujung rantai. Sementara keton adalah senyawa organik dengan gugus R-COR’ dengan R merupakan gugus alkil.


Salah satu contoh senyawa yang merupakan gugus aldehid adalah Vanilin yang merupakan senyawa fenol dengan gugus aldehid tanpa memiliki atom Hα, sehingga untuk membentuk senyawa baru melalui mekanisme kondensasi aldol diperlukan senyawa keton atau aldehida lain yang memiliki atom Hα. 
 lalu bagaimana sintesisnya mari simak video berikut >.< 


note : video saya dapat dilihat dari menit ke 00:01 -  01:53
        

Komentar

  1. Divideo anda dijelaskan bahwa vanilin ini aktif sebagai senyawa antioksidan yang dapat meredam senyawa radikal bebas, nah dari sumber jurnal ALCHEMY disebutkan bahwa aktivitas antioksidan senyawa vanilin itu masih cukup rendah, lalu yang menjadi pertanyaan

    1. Bagaimana kerja senyawa fenol tersebut sehingga bisa menjadikan vanilin sebagai senyawa aktif yang dapat meredam radikal bebas?
    2. Dan juga apa langkah yang dilakukan untuk bisa meningkatkan aktivitas antioksidan pada vanilin sehingga bisa meredam radikal bebas?

    BalasHapus
    Balasan
    1. 1. mekanisme antioksidan
      erat hubungannya dengan proses transfer atom
      hidrogen dari gugus fenolik senyawa antioksidan ke
      substrat. Antioksidan alami kebanyakkan dalam
      bentuk fenolik. Gugus fenol pada antioksidan inilah yang
      memiliki kemampuan untuk menangkap radikal bebas
      dari rantai peroksida (ROO•) dengan reaksi sebagai
      berikut:
      ROO + ArOH ROOH + ArO
      Efektivitas radikal bebas ArO• harus relatif
      lebih stabil, sehingga mampu menghambat reaksi
      dengan substrat namun cepat bereaksi dengan ROO•,
      atau yang dikenal sebagai pemutusan rantai
      antioksidan.
      2. aktivitas antioksidan senyawa vanilin
      masih cukup rendah sehingga untuk
      menetralkan radikal bebas dibutuhkan vanilin
      dengan konsentrasi yang tinggi. Berdasarkan
      penelitian tersebut, maka sekiranya perlu
      dilakukan penelitian untuk menaikkan aktivitas
      antioksidan dari vanilin.
      Salah satu cara yang dapat dilakukan
      adalah memperpanjang sistem konjugasi dari
      vanilin. Penelitian Naik et al. (2013)
      menyatakan bahwa semakin panjang sistem
      konjugasi, maka semakin kecil nilai IC50 suatu
      senyawa, dengan kata lain semakin besar
      aktivitas antioksidannya.
      Vanilin merupakan senyawa fenol
      dengan gugus aldehid tanpa memiliki atom Hα,
      sehingga untuk membentuk senyawa baru
      melalui mekanisme kondensasi aldol
      diperlukan senyawa keton atau aldehida lain
      yang memiliki atom Hα.

      Hapus
  2. Berdasarkan sumber yang saya temukan bahwa reaksi kondensasi aldol ini biasanya berlangsung dalam kondisi asam atau basa lalu kekuatan katalis asam atau basa nya itu bergantung pada substrat serta reaktivitas gugus karbonil sendiri. Nah yang menjadi pertanyaan

    3. mengapa pada penjelasan anda terbilang bahwa reaksi kondensasi aldol silang lebih efektif menggunakan katalis basa dibanding asam. Bagaimana hubungannya dengan substrat serta reaktivitas ikatan antara gugus karbonil pada vanilin tersebut?

    BalasHapus
    Balasan
    1. vanilin itu direaksikan dengan asetofenon yang memiliki gugus keton, nah senyawa keton yg terbentuk ini memiliki atom H a(alfa) terhadap gugus karbonil. Dalam kondisi basa atom H a(alfa) mudah lepas dan membentuk senyawa yang lebih stabil. Maka dari itu substrat yang digunakan berupa asetofanon lebih baik bekerja dengan kondisi basa dibanding asam.

      Hapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Waktu Paruh Obat

Analisis Persentase Zat

Senyawa Hidrokarbon dalam Obat